Skip to content

KONSPIRASI (13)

Suasana tiba-tiba menjadi sangat menyenangkan. Berkali-kali Hesti mencium pipi Supardi. Hesti memang anak yang paling disayang oleh Supardi lebih dari anak-anaknya yang lain. Baca selanjutnya…

SANG KHALIFAH (6)

“ Ah, Bapak ini, bagaimana bisa aku diam dan pada saat yang bersamaan aku harus bergerak. Itu mustahil kan, Pak ? Tidak ada seorang manusia pun yang dapat melakukan dua aktivitas sekaligus. Diam dan bergerak. Ah, Bapak jangan bercanda begitu ah. Aku benar-benar ingin tahu, Pak.” Baca selanjutnya…

KONSPIRASI (12)

Fauzi menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Tubuhnya sedikit berguncang. Baca selanjutnya…

SANG KHALIFAH (5)

“ Apa maksud Bapak ?”
“ Kamu sedang berproses, Anakku. Kamu sedang mengalami pencerahan akal pikiran dan kehendak. Kamu sedang mulai berjalan menguak pintu kemerdekaan diri sejatimu.” Baca selanjutnya…

KONSPIRASI (11)

” Justru itulah,” sahut Suharis, ” sampai hari ini saya tidak pernah mengerti, bagaimana status perusahaan. Baca selanjutnya…

LELAKI-LELAKI LEMAH DI SINETRON KITA

Ada Aditya di “Melati untuk Marvel” SCTV. Ada Rendra di “Sekar” RCTI. Ada Fais di “Cinta Fitri” SCTV. Itu sekedar untuk memberikan contoh tentang lelaki-lelaki lemah di sinetron kita. Baca selanjutnya…

SANG KHALIFAH (4)

“ Lho ? Kenapa ?”
“ Karena kamu tidak yakin pada dirimu sendiri, Nak. Bagaimana kamu dapat berbuat sesuatu untuk dirimu dan untuk orang lain, kalau kamu tidak yakin pada dirimu sendiri ? Tidak bisa begitu, Anakku. Kamu harus yakin. Katakan dengan jujur, apa kamu sudah cukup mengenal dirimu ? Katakan dengan jujur, Nak, jangan ragu-ragu. Kalau tahu katakan tahu, kalau tidak katakan tidak. Itu yang kamu perlukan saat ini.” Baca selanjutnya…